Allah dan Rasulullah Menuntun Anda Bergetar Positif

Benarkah Allah SWT dan Rasulullah SAW sudah jauh-jauh hari menuntun Anda untuk hidup dalam getaran positif? Jawabnya: Ya. Allah SWT dan Rasulullah SAW telah memberikan panduan bagi seorang muslim untuk selalu bergetar secara positif. Coba simak hadis Rasulullah SAW berikut “ Sebaik-baik muslim adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain.” Sungguh mulia bukan?

Rasulullah SAW memberikan anjuran bagi kita untuk bermanfaat bagi orang lain. Artinya apa? Rasulullah menekankan pentingnya diri kita memancarkan getaran positif ke lingkungan sekitar kita. Getaran-getaran positif itulah bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Di lain kesempatan Rasulullah SAW menasehati kita supaya mencintai orang lain, maka yang di atas akan mencintai diri kita.

Rasulullah sebenarnya memberikan keyakinan pada kita bahwa ada hubungan hukum ketertarikkan antara kita dan lingkungan kita. Ketika Anda memberikan getaran positif  seperti cinta ke lingkungan Anda, maka Allah dan para malaikat akan mencintai diri Anda. Inilah sunnatullah. Subhanallah. Hukum timbal balik atau hukum ketertarikkan sedang bekerja dalam hidup orang-orang yang senantiasa bergetar pada kondisi positif.

Getaran-getaran positif itulah yang mendatangkan kecintaan Allah dan petunjuk dari-Nya. Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya, “Barang siapa di antara kamu yang patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, dan mengerjakan perbuatan baik, niscaya akan kami berikan pahala dua kali lipat, dan untuk mereka kami sediakan rezeki yang banyak.” (Al-Ahzab:13-14).

Perhatikan baik-baik “mengerjakan perbuatan baik”, ini artinya Anda selalu bergetar positif dalam kehidupan Anda. Maka, sudah pasti, Allah sediakan rezeki yang berlimpah. Bergetar postif seperti apakah yang mendatang kelimpahan itu? Nah, inilah yang terkadang sebagai muslim kita cenderung melupakannya. Kita yakin bahwa kita sudah dalam getaran positif padahal selama ini getaran positif kita belum harmonis dengan kemauan Allah dan Rasul-Nya. Disinlah kita mulai belajar bagaimana menselaraskan getaran positif sesuai dengan tuntunan dan panduan Allah dan Rasul-Nya.

Supaya Anda semakin bertambah yakin bahwa Allah dan Rasul-Nya menganjurkan seorang muslim selalu bergetar positif saya tampilkan beberapa ayat Quran dan Hadis Rasulullah SAW.

Dalam Al Quran tepatnya dalam surah Hud ayat 56 Allah memberikan penakan pada kita “Tidak ada satu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya”. Allah SWT memberikan keyakinan pada kita bahwa Allah selalu ada dalam kehidupan kita. Tak perlu khawatir, karena Allah yang mengatur segalanya. Di sinilah bahwa kita tak perlu merasa kawatir, merasa takut, merasa sengsara dalam menjalani kehidupan ini. Bukankah kehidupan ini Allah SWT yang mengatur, lantas kenapa kita harus berpikir negatif, kenapa harus takut jatuh miskin, kenapa harus takut mendapati kegagalan dan ketakutan lainnya. Yakinlah Allah bersama Anda. Allah akan memberikan pertolongan terbaik!

Setiap muslim dituntun untuk selalu bergetar positif, mulai Anda bangun tidur sampai tidur kembali. Hebatnya, ternyata getaran positif Anda itu akan dicatat oleh para Malaikat siang dan malam. Mereka pun akan mendoakan Anda, ketika Anda bergetar secara positif. Saya teringat sebuah hadis yang dikutip dalam tafsir Ibnu Katsir yang menegaskan akan hal ini. Mari kita simak berlahan-lahan “Para malaikat bergiliran untukmu pada malam dan siang hari. Mereka berkumpul dalam shalat subuh dan shalat asar. Kemudian malaikat malam naik kepada Allah. Allah bertanya, kepada malaikat sedang Dia lebih mengetahui tentang manusia, ‘Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku saat kamu tinggalkan?’ Para malaikat menjawab, ‘Kami datangi mereka dalam keadaan shalat dan  kami meninggalkan mereka ketika mereka sedang shalat pula’”(HR.Bukhari Muslim)

            Jelas sekali bahwa hadis di atas mengingatkan kita harus berhati-hati dengan getaran yang kita pancarkan, karena semua getaran itu akan tercatat di sisi Allah SWT melalui para malaikat-Nya. Getaran-getaran positif seperti shalat merupakan anjuran Allah dan Rasul-Nya. Karena shalat merupakan bentuk getaran positif seorang hamba. Shalat dapat menjauhkan diri kita dari getaran-getaran negatif.

Pantas saja para malaikat bergantian di waktu-waktu yang penuh pacaran getaran positif yaitu di waktu subuh dan asar. Waktu subuh merupakan waktu bagi kita untuk mengawali hari. Nah, apabila diri Anda mengawali waktu subuh dengan getaran positif seperti shalat, saya yakin, hidup Anda bahagia dan berkelimpahan. Karena apa? Anda mengawali hidup Anda dengan getaran positif.

Anda bangun di subuh hari, mengambil air wudu, lalu Anda tunaikan shalat, sungguh Anda telah memancarkan getaran-getaran positif dalam diri Anda. Dengan Anda berserah diri pada Allah SWT di waktu subuh, ini membuat Anda yakin bahwa perjalanan Anda diatur oleh Allah. Anda pasrahkan segala urusan hanya kepada-Nya. Maka alam semesta akan merespon segala bentuk kepasrahan Anda. Alam semesta akan digerakkan Allah untuk memberikan kemudahan bagi Anda, karena Anda sendiri telah menggetarkan diri Anda pada getaran positif. Otomatis, alam semesta ikut merespon keinganan-keinginan Anda. tentu saja semua itu karena Anda mendekat kepada Allah. Allah-lah yang memerintahkan alam semesta untuk memberikan bantuan pada Anda. Anda merespon kehendak Allah, maka Allah akan ikut merespon keingan Anda. Inilah sunnatullah, hukum ketertarikkan positif.

Kalau Anda mau menelusuri hadis Rasulullah, Anda akan tertegun mengenai getaran positif ini. Ternyata alam semesta pun bergetar secara positif. Tak percaya? Dalam hadis riwayat Ahmad, hadis ini juga di kutip oleh Ibnu Katsir, Rasulullah bertutur, “Allah menciptakan awan, lalu awan itu bertutur dengan tuturan yang sangat baik dan tertawa dengan tertawa yang sangat baik. “

Yakinlah bagi diri kita bahwa awan pun ternyata memberikan getaran positif di alam semesta ini. Oleh sebab itu, apabila kita mampu menselaraskan getaran positif kita dengan sunnatullah, maka mau tak mau, hidup Anda penuh kesuksesan, kebahagiaan, dan ketenangan. Menarik ‘kan? Alam semesta pun bergetar secara positif. Mereka selalu berzikir kepada Allah SWT.

Nah, apabila diri kita bergetar secara positif, layaknya alam semesta yang kerap kali berzikir pada Allah, maka sudah sepantasnya Anda mendapatkan banyak keberlimpahan, kebahagiaan, ketenangan, kesehatan, dan keberkahan dalam hidup. Percayalah! Pertanyaannya sudah kah menselaraskan pikiran, perasaan, dan perbuatan Anda sesuai dengan kehendak pencipta alam semesta? Tak perlu dijawab. Menyelesaikan buku ini, insya Allah, akan menyadarkan kita bahwa menselaraskan getaran positif diri dengan alam semesta begitu mudah. Ya! Mudah.

4 thoughts on “Allah dan Rasulullah Menuntun Anda Bergetar Positif

  1. @Quran_hadist berkata:

    anda salah menerjemahkan Al Quran tolong di cek, karena terjemahan (Al-Ahzab:13-14) bukan itu…

  2. rusdin berkata:

    @Quran_hadist: terima kasih atas koreksinya. Akan saya cek kembali.
    @Dian: Insya Allah, bulan april bisa terbit
    @Inka: terima kash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s