Silahkan berikan komentar/presepsi Anda terhadap buku terbaru saya ini. Komentar terbaik mendapat buku dari saya (sebagai wujud rasa syukur). Saya tunggu komentar Anda. Mari berburu kebaikan!

13 thoughts on “

  1. arya noor amarsyah berkata:

    Assalamu’alaikum wr wb.

    Apa kabar mas Rusdin? Melihat karya baru ini, saya jadi iri. Bolehkan iri seperti itu? Selain iri, sepertinya saya terpacu untuk lebih tekun lagi menulis. Berbicara mengenai takdir, seorang muslim harus menyadari bahwa dia hidup dalam dua kotak. Kotak pertama, di saat seorang muslim harus menerima keadaannya. Dia tidak dapat memprotes mengapa tidak dilahirkan dari keluarga presiden atau konglomerat. Dia tidak dapat memprotes mengapa tidak dilahirkan sebagai seorang wanita jika dia pria. Mengapa tidak dilahirkan sebagai seorang pria jika dia wanita? Sedangkan kotak yang kedua, adalah kotak yang dimana seorang muslim dapat memilih. Memilih antara mengerjakan atau meninggalkan, pergi atau tidak, membaca atau tidak dan seterusnya.

  2. INGGAR berkata:

    kadang manusia hanya menyesali takdir tanpa berusaha membelokkan takdir menuju lebih baik.Aku teringat sebuah nasihat bijak” Jangan kau tanya mengapa manusia terus miskin. Karena sungguh ia hanya berusaha menyesali takdir dan menggerutu atas takdir yang menimpanya. Pertanyaannya sudahkah ia mengambil hikmah positif atas takdir baik atau buruk yang menimpanya. Lantas mengapa orang kaya semakin kaya. Sebab ketika kesialan atau takdir buruk mendekatinya, ia akan berkata” Ya Allah terima kasih atas takdirmu, semoga aku bisa terus mencari hikmahnya.”

  3. diana berkata:

    Salam kenal Kang!Membincang takdir, setahuku ada 2, takdir yang sudah digariskan-Nya, tentang kapan ia lahir, menikah, dan berpulang, dan takdir akibat campur-tangan sisi manusianya, semisal seseorang menikah karena MBA. Salah kaprahnya, manusia hanya manut saja, bahkan mungkin ujung-ujungnya menyalahkan Allah dg takdir yang menimpa dirinya. Padahal manusia diberi kemampuan untuk berfikir dan memilih, tahu mana yang baik dan buruk, kesanggupan antisipasi, ikhtiar maksimal agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat terhindarkan, baru kemudian menyerahkan segala upaya dan doanya kpd sang Khalik. Bukankah Dia sang Penggenggam jiwa tiap makhluk ciptaan-Nya? Demikian…

  4. Imam Purwanto berkata:

    Assalamualaikum wr wb.

    Menulis adalah salah satu bentuk dari zikir,fikir dan ikhtiar manusia didalam mengarungi bahtera kehidupan, dengan menulis nalar kita bergerak selalu dan itu menjadikan kita hidup ….. itulah yang membuat saya iri kepada saudara kita mas Rusdin – dengan judul-judul buku yang menarik sehingga kita dan juga saya tergelitik untuk menulis …. dan menulis … walau pada awalnya sehalaman demi sehalaman.

  5. wisye gazali berkata:

    Assalamualaikum wr wb,

    Saya adalah ibu dari 3 anak laki-laki. Menelusuri blog ini & melihat judul buku-buku anda, walaupun belum membaca isinya, yang terlintas di otak saya adalah: bagaimana cara ibu anda mengasuh, mendidik & mewarnai pola pikir anda sehingga anda bisa mengembangkan diri menjadi Rusdin S. Rauf, motivator di usia 22 tahun? Bagaimana cara berkomunikasi anda dengan ibu? Bagaimana keseharian ibu anda? Ibadah sunnah apa saja yang ibu anda amalkan? Doa seperti apa yang beliau panjatkan? Saya amat sangat ingin mengetahuinya untuk mengambil hikmahnya. Terima kasih

  6. Hartati Nurwijaya berkata:

    Selamat atas terbitnya buku 2 T. Kafernya bagus. Ciri khas Mizan selalu membuat kafer buku bagus baik kafer maupun isinya.
    Semakin bermutu hidup Dik Rusdin Din.

    Selamat dan teruslah berjihad dengan pena.

  7. anies berkata:

    jika dilihat dari judulnya saja sepertinya buku ini sangat menarik untuk dibaca. judulnya saja bisa membuat seseorang termotivasi untuk mengubah takdirnya. dari seseorang saya juga prnh diberitahu bahwa takdir kita masih bisa dirubah jika kita punya keinginan yang kuat untuk merubahnya dan sebelum takdir tersebut menjadi nasib. jadi sepertinya buku ini bisa memotivasi diri kita untuk tidak kalah pada takdir.

  8. Dian budiman berkata:

    Terus terang mebaca judulnya saya tertarik untuk mebacanya, seiring dalam perjalanan hidup saya, bahwa kita manusia wajib berikhtiar.dan bedoa, ada sisi kita berpasrah ada sisi kita dituntut mengakali hidup kita.
    semoga memberi motivasi yang lebih pada orang yang membacanya. Salut!

  9. ahmad husein harahap berkata:

    TAKDIR, Enam huruf yang harus diselami dan dipahami keberadaannya. Pemahaman takdir yang tepat akan membuahkan hasil yang lezat, mengeluarkan aroma yang mendatangkan gairah energi positif yang pada akhirnya menghantarkan manusia kepada tujuan yang sebenarnya; ISLAM KAFFAH.

  10. niefha berkata:

    Assalamu`alaykum. Sudah pernah mendengar nama antum dari seorang teman. Katanya, “ada seorang teman yang seumuran dengan kita tapi sudah menerbitkan banyak karya”.

    Pertama kali melihat blog antum, saya bengong. KAGUM. Kaget. Percaya – nggak percaya! Ternyata memang benar apa yang disampaikan teman saya.. Tapi, kenapa ya, pertama kali mendengar atau membaca judul buku-buku antum, saya merasa ‘bahasanya tinggi banget nih!’. Afwan.

    Ndak mau mengomentari buku antum, hanya mau menyampaikan kesan saja [sama apa beda ya?!].
    Sukses selalu!

  11. Rizqi Awal berkata:

    Yups, Sesuatu yang berharga dari seseorang bagaimana ia mampu istiqomah dalam menyejukkan seseorang lainnya. Bagaimana ia tuangkan ilmunya kepada yang lain, dan bagaimana ia torehkan pemikirannya pada yang lain. Saya rasa harus dibedakan antara Qodlo dan Qodar karena takdir Qodlo tentunya tidak mampu dijangkau manusia akrena itu sifatnya kepastian dari Allah, justru kekuatan Quantum ikhlas harus ada di sini. Sedangkan Qodar adalah sarana kita mengungkapkan bagaimana ikhtiar dan tawakkal mampu menjadikan suratan kisah masa depan kita akan baik atau malah lebih buruk. Semoga, Bang rusdin termasuk salah satu dari sekian banyak manusia yang mampu menelurkan ilmunya demi tercapainya dan terpuaskannya dahaga

  12. syafbrani berkata:

    sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali melalui usaha kaum itu sendiri untuk mengubahanya…
    Ass…
    Salam ukhuwah mas…
    -meski kita tidak saling kenal- saya ingin katakan : Bravo buat karya 2T mas yang ilmiah plus nyar’i, sebuah produk ikhitiar sempurna dalam menunjukkan realitas kebenaran mutlak dari dustur illahi… Semoga berjaya dan diberkahiNya!!!
    Syafbrani Bin Zainoeddin
    Kebiajkan Publik KAMMI Riau 06/08
    085658246827

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s