Kenapa Doa Saya Tak Kunjung Terluluskan?

Sebenarnya, ada beberapa hal yang perlu kita pahami bersama mengenai tertundanya doa kita. Pertama, kita memang sering kali mengabaikan perintah-perintah Allah. Kedua, Allah menunda permintaan-permintaan kita, dan dia akan mengabulkannya disaat yang tepat. Dan terkahir, ketiga yaitu belum seiring dan seiramanya isi hati dan ucapan dalam doa kita. Mari kita telusuri satu demi satu.

Suara Lidah Tidak Sesuai dengan Suara Hati
Jangan terkejut! Sengaja saya memulainya dari penyebab yang ketiga ini. Penyebab inilah yang sering kali kita lupakan. Terkadang, kita sudah mengamalkan perintah-perintah Allah, namun karena kita tidak ikhlas. Akhirnya, isi hati kita atau fokus pikiran kita berbenturan dengan lisan atau ucapan kita. Kita berdoa minta “A”, eh, malah yang kita dapati “B”.
Besar kemungkinan hati kita selalu berfokus pada si “B”. Meskipun kita berdoa berkali-kali secara lisan meminta si “A”, kita tak jua meraihnya. Karena memang, suara hati kita lebih condong kepada si “B”.
Hal di atas terkait dengan Hukum Ketertarikan, jika perasaan dan hati kita berfokus pada sesuatu yang tidak kita inginkan, maka hal itu bener-benar terjadi. Jika kita takut doa kita tidak terkabulkan, maka besar kemungkinan doa kita terus tertunda, tak kunjung terjawab. Atau ketika kita berdoa meminta kekayaan (secara lisan), akan tetapi hati dan pikiran kita selalu saja membisikkan bahwa kita tidak mungkin menjadi kaya. Alhasil, Allah akan merespon apa yang ada dalam pikiran dan perasaan kita. Dia mendengarkan apa yang ada dalam hati hamba-Nya. Oleh sebab itu, kita perlu mengatur pikiran dan perasaan kita.
Sa ‘id Al-Lahham dalam bukunya Fiqh Al Du’a menuturkan jika suara lidah sesuai dengan suara hati, maka Allah akan mengabulkan apa saja yang kita inginkan. Sebaliknya, suara lidah yang berbenturan dengan suara hati menyebabkan doa kita tertunda. Oleh sebab itu, penting sekali, jika kita hanya berfokus pada suara hati dan suara lisan yang saling bersenergi.
Ternyata, Allah Swt hanya mau mendengarkan suara hati kita. Perhatikan firman Allah berikut:
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkannya…(QS. Qaaf[50]:16)
Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam lubuk hati kita. Pantas saja, jika kita berdoa tanpa mengikutkan kehadiran dan ketulusan hati, maka doa kita hampa. Alias tak punya bobot. Berkali-kali kita mengalunkan kata-kata indah pada-Nya, akan tetapi suara hati kita tak seirama dengan kata-kata kita. Sudah dapat diduga, doa kita sia-sia saja.
Jadi, sebelum kita berdoa, periksa kembali kejernihan hati ini. Tanyakan dalam hati kita apa sebenarnya yang ingin kita minta.
Ambil contoh, ketika kita meminta kelimpahan rezeki, sudahkah hati kita turut meminta kepada-Nya, atau malah hati kita tidak setuju kalau hidup ini menjadi kaya. Dalam hati, dengan menjadi kaya, justru menjauhkan diri kita pada Allah. Atau ketika kita meminta kenaikan jabatan di kantor, hati kita tak menyetujuinya. Karena tujuan kita untuk mengejar ketenaran. Kalau sudah begini, sampai kapan pun, permintaan kita tak akan pernah terluluskan.
Lantas, bagaimana dong solusinya?
Silahkan Anda menuntaskan buku ini! Bab selanjutnya saya akan paparkan kepada Anda cara memadukan suara lisan dan suara hati sehingga keinginan-keinginan Anda segera tercapai.

17 thoughts on “Kenapa Doa Saya Tak Kunjung Terluluskan?

  1. rusdin berkata:

    ya, saya paham. Coba periksa kembali. Jangan-jangan suara hati kita tak sinkron dengan keinginan-keinginan kita. Atau kita belum tahu apa sebenarnya yang kita inginkan. Baca aja buku saya, insya Allah bulan Maret terbit. Nanti saya kabari. salam kenal dan terima kasih.

  2. amaliasolicha berkata:

    trima kasih dah mengingatkan.. *seingetku kmrn dah komen, tp kok ilang yak? apa kena saring ma akismet??😐

  3. ali berkata:

    Ass Ustadz

    Saya sedang ada masalah, istri saya minta cerai karena perekonomian yang sulit dan saat ini saya sedang dikejar banyak hutang dimana mana untuk memenuhi kebutuhan hidup..saya sudah berdoa..sholat hajat dan menjalani amalan amalan..akan tetapi problem tak kunjung selesai…apakah yang harus saya lakukan lagi …

    ustadz doakan saya semoga semua masalah dapat saya lewati dengan baik…

    wass

  4. rusdin berkata:

    amalia: terima kasih udah ingat aku.

    Bapak Ali:
    saya bisa merasakan perasaan bapak. Memang begitulah kehidupan dunia ini. Terkadang kita sudah mendekat tapi masalah tak kunjung usai. namun, yang perlu kita ingat, jangan sekali-kali ada kata-kata pengeluhan dalam diri. misal, kok saya sudah berdoa, bertahajud, dll doa saya tak kunjung terjawab, masalah saya tak kunjung usia.

    Allah Maha Tahu. Dia tahu apa yang terbaik bagi diri kita. Saran saya hanya satu: tetap tegar, terus berdoa, terus mendekat padanya. Saya yakin bapak Ali akan menemukan solusi terbaik. Berjuang terus, maju terus dengan senyum. serumit apa pun kondisi kita, ktai harus tetap berjuang. bahkan, dalam kondisi kritis pun kita jangan berputus asa. selalu ada jalan terbaik. Percayalah! sudah banyak orang yang membuktikannya.

  5. 1heart4love berkata:

    Karena itulah menurut saya, berdoa harus menggunakan hati, literally🙂

    Ada dalam hadits bahwa Allah akan mengabaikan doa orang yang lalai, by mean tidak menggunakan hati. Wajar saja manusia berdoa untuk meminta terkabulkannya sesuatu, namun lebih indah apabila kita berdoa ikhlas semata-mata karena mengharapkan-Nya, dengan demikian segala gundah-gulana dan keluh-kesah akan sirna, hati menjadi lebih tentram dan damai, dan tidak “sibuk resah” akan kebutuhan jiwanya.

    Sekedar sharing mengenai doa:
    http://1heart4love.wordpress.com/doa/

  6. fathi berkata:

    ass

    syukur sekali akhirnya saya nyasar di blog mas Rusdin, awalnya iseng-iseng aja…
    tulisan yang bagus, saya tunggu kelanjutannya…

    saya jadi teringat, kadang saya g’ tau harus mendoakan apa, siapa, bagaimana, dll?
    bagaimana?

    wass

  7. Ade Hidayat berkata:

    Ada banyak cara untuk meminta kepada Allah. Dan cara terbaik adalah melalui shalat. Dan ada waktu yang bisa dipergunakan untuk berdoa, dan waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir. Apabila ingin cepat terkabul, lakukanlah dengan shalat pada waktu sepertiga malam terakhir. Yaitu, melalui shalat Tahajud, serta bisa ditambah dengan shalat-shalat lainnya, seperti shalat taubah, shalat tasbih,shalat hajat, dan shalat witir.

    Insya Allah akan terkabul. Sebab, ini sudah janji Allah untuk mengabulkan doa-doa hamba-Nya pada waktu sepertiga malam terakhir itu, Terutama melalui shalat tahajud.

  8. Toar Hatibie berkata:

    hei din…
    apa kabar???

    hehe…

    jd kira2 intinya dua kata yaks??

    sabar dan ikhlas…

    heheh…

    good luck,
    may the force be with you…
    berikan semua potensi dan usaha kita demi membangun indonesia yang lebih baik..

    Regrads,

    Toar W. J. Hatibie

  9. sachroel berkata:

    kalo ingat nasehat pak Jajang dulu (hi…hi.. masih ingat aja)
    yang mengangkat doa kita itu adalah amal soleh…
    jadi kalo amal nya kurang….berarti daya angkat nya juga kurang he..he..
    atau…..mungkin Allah swt punya rencana sendiri, pengen ngasih kita yg lain, yg lebih pas buat kita.

    lho…kok malah saya yg ceramah di sini hi…hi….
    ditunggu komentarnya ustad Rusdin

  10. FaJaR_sAnToSo_pUtRa berkata:

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Din…fajar lagi neh…(gubrakz…ga usah disebutin namanya juga udah ketauan siapa yang ngirim!)

    Din, aq pernah dikasih nasehat sama guru ngajiku, klo doa ga usah pake kata-kata yang kaya pujangga gitu. yang simpel aja, tapi inti dari apa yang kita mo sampaikan sama ALLAH lewat doa itu tersampaikan. tapi tetep aja kita harus, mesti, kudu, wajib, memposisikan diri kita sebagai hamba yang memohon kasih sayang-NYA.

    menurutmu gimana Din?
    comment balik ya…

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  11. dwi berkata:

    ass. wr.wb
    kayaknya tambah berkembang neh rusdin
    sukses selalu ya

    oya, pernah dibilangin gini neh ama kakek

    “betapa “hebatnya” manusia yang berusaha memaksakan kehendak sedangkan Allha tidak berkehendak demikian”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s