Merasakan Cinta

Anda pernah jatuh  cinta atau terjatuh dalam pelukan manis cinta? apakah kamu2 yg pernah jatuh cinta, benar-benar merasakan getaran “cinta”? belum tentu, bukan? kadang-kadang, kita terhanyut dengan cinta. Kita memandang bahwa si dia satu-satunya idole the best dalam hidupmu. padahal, belum tentukan? akibatnya, kamu merasakan dialah bidadarimu atau pengeranmu. benar kan? ngaku aja!

nah. ketika kamu “terhanyut” dalam buaiyan asmara, tentunya kamu menikmati bangat, bukan? padahal kamu sedang dalam bahaya. masak sih?

begini anak muda, sebelum kamu berani menembakkan kata2 cintlong, yaitu ketika pertama kali kamu melihat sang pujaan, kamu merasakan seperti adanya getaran dalam jiwa. kamu seakan-akan terbang mengawang-ngawang, kamu pingin bangat memeluk dan mencium aroma tubuhnya. wajar men? yg tidak wajar kamu nggak tertarik sama itu puterimu/pangeranmu. hati, dada, jantungmu menari-nari, menyuruhmu mendekat padanya (PDKT). dan  getaran itu semakin hari- semakin deras. bahkan, mungkin saja mengganggu aktivitas kesaharianmu. itu wajar bukan? kita kan manusia.

namun, dibalik “cinta” yang menggebu-gebu itu, tanpa kamu sadari,  telah memeras semua energimu. so, kamu merasakan betapa hidup ini melelahkan. jadi, apa yang harus kamu lakukan? sebenarnya, kamu punya strategi jitu untuk mencapai tujuan “cinta”mu itu. kamu tetap merasakan getaran cinta dan tidak menyita energimu. kamu mau tahu kan gimana caranya? tunggu sebentar!

mari kita pikirkan bersama ya…

mungkin kamu akan memilih: nembak aja siapa takut! apakah itu sebuah keputusan yang tepat? boleh jadi kamu merakan ketakutan yang sangat. terlebih kalo kamu baru pertama kali jatuh cinta dan pertama kali mengatakan cinta. berbahaya!

jadi, apa yang kamu butuhkan? keberanian? oh, tidak! ….atau kamu beristikharah. apa sih istikharah itu? nah lho! ini istilah keren yg pernah dilakuin Rasulullah. dengan metode jitu ini, kamu bakalan dapat “pacar” yg gaul, keren, berakhlak, deelel. pokoke, kamu bakalan jatuh cinta, dan bakalan tak pernah “puas”, dan hatimu semakin kuat bergetar.

istikharah bagaimanakah yg dilakuin Rasulullah itu? sebenarnya mudah bangat, bahkan sangaaaat mudah. hanya saja, selama ini kamu nggak pernah mencobanya. kamu nembak cew atau nerima cow asal-asalan aja. kamu nggak pernah melibatkan Allah untuk memilihkan pasanganmu.

lho…Kok bawa nama Allah segala? emang Allah mau membantu untuk urusan yg satu ini…jangan salah men! Allah itu maha pemurah, Dialah yg memberikan kita pasangan, Dialah,yang selama ini, memberikan kita anugerah kecantikan/ketampanan. jadi, nggak perlu sungkan minta bantuan padanya.

mau tahu cara memperoleh pasangan melalui cara-cara terindah yg pernah dilakuin Rasulullah dan para sahabat…saya akan menuliskannya buat kamu semua. So, tunggu aja bukuku berikutnya. judlnya: masih rahasia dong!

6 thoughts on “Merasakan Cinta

  1. kai berkata:

    nembak aja…
    dipendam2 malah bikin gila…
    klo abis nembak:
    1. diterima, alhamdulillah
    2. ditolak, ya ga usah dipikirin lagi

  2. rusdin berkata:

    jujur aja kai, kalo di tolak kamu pasti kecewa kan? ayo ngaku! sebagai pejantan tangguh, seharusnya cinta mu nggak di tolak. kalo di tolak, menurutku, kamu jangan lantas putus asa, kamu harus kuat dg mencoba dan mencoba. kalo kamu pake pilihan 1 dan 2 itu, saya kurang sependapat. bagi saya, pilihan pertama adalah segala-galanya. apapun yg terjadi, sekali nembak langsung “lulus”. masak sih? aku punya trik dan trik jitu lho! but, aku belum coba. gimana kai, kamu mau jadi kelinci percobaan ku?hehe….
    makasih ya udah mengomentari dan berkunjung ke blog ku….met UTS ya…

  3. rusdin berkata:

    @mei:
    Apanya yang nggak asik. Justru menunggu jawaban dari-Nya itu membuat kita lebih yakin. Yakin kalo itu emang jodoh kita. Kalo nggak datang juga jawaban darinya, berarti ada yang salah dengan diri kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s