Bernegosiasi Melalui Ikatan Emosional


 Andrew Matthews pernah berkata,”Jika seseorang tidak sependapat dengan saya, apakah saya harus mengubah pikirannya? Tidak! Jika seseorang tidak sependapat dengan saya, saya akan membiarkannya.”

 saya tersentak! Perkataan Andrew itu setidaknya telah membuka alam pemikiran baru mengenai pemahaman diri pada orang lain. Apakah memang seperti itu seharusnya? Apakah kita membiarkan saja, tanpa mau mengubah pikiran orang yang tidak sependapat dengan diri kira? Bagi saya, tak jadi masalah dengan andanya beragam perbedaan. Namun, kalau memang kita ingin bersikeras mengubah “haluan” orang-orang yang kontradiksi dengan pendapat kita, maka pertama kali harus kita ubah bukanlah pikirannya. Apa? Pertama yang harus kita ubah adalah emosi pandangnya.

 Kadangkala, orang lain tidak mau menerima pendapat kita, hanya disebabkan adanya kesenjangan secara emosi. Boleh jadi kita tidak memiliki hubungan emosional dengannya. Sehingga, meskipun opini kita benar, pastilah tetap di tolak mentah-mentah. Namun, kalau saja kita memiliki hubungan emosional yang erat, meskipun pendapat kita berbeda, tetap saja diterima olehnya. 

 Untuk membuat orang lain setuju dengan diri kita, cobalah membangun ikatan secara emosional. Lantas bagaimana caranya membangun proses ini? Setidaknya ada tiga solusi yang saya tawarkan pada Anda: [1] Ta A’ruf , [2] silaturahim, [3] “Win-win” Solution
 mari kita arungi bersama-sama, satu demi satu!

Ta A’ruf
 Proses kenal mengenal antara satu orang dengan orang lain, satu jenis dengan jenis lain, satu bangsa dengan bangsa lain, dan satu suku dengan suku yang lainnya itulah yang sering disebut-sebut sebagai proses ta a’ruf. Tahap pertama kali ini hanya sebatas kita mengenal “kulitnya” saja. Anda tak perlu bersusah payah mengenal seluruh kepribadiannya. Kenapa? Karena Anda hanya membuang-buang waktu banyak. Dan boleh jadi, semakin Anda bertanya lebih dalam pada saat awal pertemuan malah menambah masalah baru. Biasanya orang akan mencurigai Anda, ketika pertama kali ketemu Anda bertanya hal-hal “sensitif”
 Tidak butuh waktu banyak untuk pertama kali ketemu. Kita cukup tahu bahwa dialah orangnya yang selalu tidak menerima pendapat Anda. Lantas target apa pada saat awal kali ketemu. Berbincang-bincanglah sejenak. Jangan terburu-buru mengakhiri perbincangan penting itu meskipun hanya sepuluh menit. Cari bahan pembicaraan kesukaannya. Jangan coba-coba mengajaknya berdebat. Biarkan! Sabarlah! Bersahabatlah!

 Anggaplah kita sedang berbicara dengan seekor naga yang berniat baik. Biarkan ia memberikan beragam komentar mengenai diri Anda. Dan berusahalah mengikuti alur pembicaraannya.
 Dalam buku “The Art Of Communication” ditegaskan bahwa alasan kita berbicara dengan naga yang berniat baik adalah karena kita mencintai mereka. Kita begitu menginginkan mereka mengubah cara mereka berkomunikasi dan dapat berkomunikasi dalam cara yang lebih penuh kasih. Mereka mungkin tak pernah berubah, tetapi kita dapat menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih toleran.

 Rasulullah sendiri telah mengutarakan beberapa abad lalu. Tak percaya? Perhatikan perkataan beliau!

 “Barang siapa beriman pada Allah dan hari akhir, maka berkomunikasilah dengan sebaik-baiknya, jika tidak menyanggupinya lebih baik kamu diam saja.” (HR. Bukhari)

 Berbicaralah atau Diam!

 Keduanya pun dapat kita pilih: berbicara dan diam. Mungkin yang lebih penting, kita harus mengerti kondisi dan situasi. Belajarlah untuk memahami diri kita sendiri. Kapan saatnya kita berbicara tak henti-hentinya, dan kapan kita harus membisu. Terserah Anda! Anda dapat menerapkannya pada kondisi yang menurut Anda itu tepat digunakan. Namun, jangan sampai tertipu dengan kondisi. Boleh jadi, kita tidak memahami kondisi yang sebenarnya. Lantas, kita seenaknya diam, padahal orang lain menuntut kita untuk memberikan pencerahan, atau malah sebaliknya. Oleh sebab itu, begitu penting bagi kita memahami sikologi orang lain.
 Bersambung…

4 thoughts on “Bernegosiasi Melalui Ikatan Emosional

  1. Hayden berkata:

    Greate pieces. Keep writing such kind of information on your blog.

    Im really impressed by your blog.
    Hello there, You’ve done an incredible job. I will certainly digg it and in my opinion recommend to my friends. I am confident they will be benefited from this website.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s